Kamis, 27 Agustus 2015

Metode LTSP (Linux Terminal Server Project)



LTSP (Linux Terminal Server Project) adalah sebuah program tambahan dari linux yang memungkinkan sebuah komputer dapat bekerja melayani / melakukan banyak proses berbeda yang diberikan oleh user dalam satu jaringan.
Prinsip kerjanya adalah, komputer server / induk yang telah terpasang add-on LTSP dalam suatu jaringan menyediakan DHCP server dan service – service lain untuk memungkinkan kumputer client/workstation dapat melakukan booting melalui dirinya. Komputer client/workstation  melakukan booting  melalui media network card. Setelah memperoleh identifikasi berupa alamat IP yang diberikan DHCP server dan dapat terhubung dengan baik, komputer client melakukan request paket-paket data yang diperlukan untuk booting hingga dapat digunakan layaknya sebuah workstation melalui server LTSP.
Keuntungan menggnakan LTSP : Effisien dalam penggunaan biaya, pc-client/workstation tidak memerlukan hardisk/media penyimpanan, tidak memerlukan biaya yang besar untuk membeli pc client/workstation yang berspesifikasi tinggi. Sangat mudah dalam pengaturan karna cukup dengan melakukan konfigurasi pada komputer server dan pc client/workstation lainya akan otomatis mengikuti dan proses monitoring serta maintenance yang lebih mudah.  
Kelemahanya adalah semua proses tergantung pada server induk. Kinerja pc client/workstation tidak bisa semaksimal apabila menggunakan client OS dengan spesifikasi yang cukup.

Model serupa..
Sebetulnya banyak juga metode serupa dari LTSP yang menerapkan prinsip menggunakan banyak komputer dalam satu, salah satunya adalah :

        1. Windows Server
Layanan yang disediakan oleh Windows Server, biasa disebut Join Domain. Layanan ini dapat terbilang cukup baik karena Administrator secara mudah dapat memantai dan membatasi akses apa saja yang dapat digunakan oleh penggunanya karena terdapat user hirarki policy. Kelemahanya harga relative lebih mahal karena harus membeli lisensi dari Microsoft untuk server induk dan setion client/workstation yang ada didalamnya.

         2. Thin Client
Product berupa ThinClint atau sejenisnya yang dijual dipasaran memungkinkan kita untuk dapat memiliki banyak komputer dalam satu. Cukup dengan menggunakan 1 buah PC digunakan sebagai server dan Thint Clint digunakan seolah-olah anda memiliki komputer yang lain dengan penyimpanan data yang terpusat.

         3. Remote Dekstop Connection
Applikasi bawaan windows yang memungkinkan penggunya dapat bekerja di komputer lain dan dapat memanfaatkan semua resource yang ada didalamnya.

        4. Lain – lain . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar